Ciri Hamil Muda Yang Sehat Seminggu Sebelum Terlambat Haid

Flek Bercak Darah Adalah Ciri Hamil Muda

Bercak darah yang terjadi ketika hamil muda bisa dikatagorikan sangat bahaya untuk kehamilan. Namun bercak darah sangat sering dialami oleh ibu yang hamil tapi sebagaian dari mereka belum mengetahui kenapa bercak darah tersebut muncul. Bercak darah menandakan bahwa wanita tersebut mengalami masa hamil.

Bercak darah muncul hanya sedikit dengan masa selama tiga hari saja. Banyak wanita yang beranggapan bahwa bercak darah menandakan akan masuk masa haid namun hal tersebut bisa menjadi salah satu tanda kehamilan.

Penyebab Terjadinya Bercak Darah

Bercak darah yang muncul ketika masa hamil disebut dengan spotting. Spotting dalam hal ini tidak diikuti dengan gajal yang lain. Spotting tersebut keluar secara normal, namun harus diketahui perbedaan yang benar antara pendarahan dan bercak darah.

Bercak darah muncul ketika masa kehamilan mencapai trimester pertama. Terjadi pada 20% ibu yang sedang hamil. Penyebab umum terjadinya bercak darah di trimester pertama adalah sebagai berikut:

1. Rahim wanita hamil semakin membesar di trimester pertama. Rahim membesar tersebut yang menyebabkan keluarnya bercak darah.

2. Kantung kehamilan pada wanita yang sedang hamil menyebabkan keluarnya bercak darah. Kantung kehamilan yang membuat rahim terdesak dan membesar.

3. Embrio yang menempel di bagian dinding rahim juga penyebab bercak darah muncul dari vagina.

4. Berhubungan intim ketika masa kehamilan juga bisa menyebabkan keluarnya bercak darah di bagian vagina. Servik yang semakin lunak yang dikelilingi oleh pembuluh darah.

5. Perubahan hormon pada ibu hamil juga sangat mempengaruhi terjadinya bercak darah. Hormon semakin meningkat sebelum masa kehamilan.

Bahayanya Bercak Darah

Bercak darah tidak selamanya aman untuk kondisi ibu yang hamil. Bisa juga bercak darah sangat membahayakan untuk kondisi kandungan ibu hamil. Jenis bercak darah yang berbahaya yaitu bercak darah yang disertai dengan komplikasi. Adapun bercak darah yang perlu diwaspadai adalah sebagai berikut:

a. Bercak darah dengan mulas bisa diindikasikan ibu akan melahirkan. Namun bercak darah seperti ini bisa diindikasikan ibu hamil akan mengalami keguguran.

b. Bercak darah disertai dengan kram di bagian perut secara hebat segera untuk ditangani dengan cara yang medis atau bawa ke dokter kehamilan.

c. Bercak darah disertai rasa pegal bisa diindikasikan akan melahirkan. Namun untuk ibu yang hamil muda perlu diwaspadai dan dicurigai. Segera untuk konsultasi dan periksa ke dokter.

d. Bercak darah yang keluar dengan volume yang semakin lama semakin banyak seperti keadaan menstruasi, segera untuk bawa dan periksa di dokter atau ditangani secara medis.

Bagi ibu yang hamil yang mengalami bercak darah di atas sangat membahayakan. Bisa terjadi keguguran dan sangat berbahaya untuk keselamatan ibu hamil. Kalangan ibu akan mengalami kekurangan darah sehingga menimbulkan animea. Jika animea tidak mendapatkan gizi yang cukup, maka akan membahayakan untuk nyawa ibu hamil.

Untuk mengatasi bercak darah bagi ibu hamil, bisa menggunakn hal-hal berikut ini, yaitu:

1. Bagi ibu yang mengalami rasa pegal, perut terasa mulas dan kram, segera untuk digunakan berbaring. Lakukan istirahat yang cukup hindari pekerjaan berat.

2. Perhatikan baik-baik gejala dari bercak darah yaitu ketika bangun tidur rasakan apakah bagian perut terasa kram, pegal atau mulas. Pada saat itulah ibu hamil bisa mengeluarkan bercak darah.

3. Rutin untuk konsultasi dan periksa ke dokter mengenai masih atau tidaknya bercak darah yang keluar. Pastikan keadaan kandungan baik-baik saja tidak mengalami suatu masalah.

Ciri hamil muda perlu diketahui dan diwaspadai dengan penanganan yang baik dan benar.

13 Pantangan ibu wanita hamil muda trimester pertama agar tidak keguguran menurut islam dan orang jawa 1 minggu bulan

13 Pantangan ibu wanita hamil muda trimester pertama agar tidak keguguran menurut islam dan orang jawa 1 minggu bulan.

Masa kehamilan di trimester pertama merupakan masa hamil muda yang sangat rentan dalam berbagai macam resiko. Hal ini perlu penjagaan yang ekstra karena kehamilan ini merupakan bayi yang dianugerahi oleh Tuhan. Jika nanti terjadi kesalahan ketika masa kehamilan muda, maka akan mengakibatkan keguguran, gagal proses pertumbuhan dan cacat bawaan.

Untuk itu, ketika awal kehamilan, sebaiknya mengetahui beberapa pantangan ibu hamil muda berikut ini, diantaranya:

1. Hindari mengkonsumsi alkohol. Bagi ibu hamil yang sudah kecanduan alkohol akan berakibat fatal untuk kehamilan. Seperti, wajah cacat, IQ rendah, koordinasi buruk, keterbelakangan mental dan memiliki perilaku yang agresif.

2. Merokok dapat mengakibatkan terganggunya kehamilan seperti keguguran dan premature. Nikotin yang ada dalam kandungan rokok akan mengakibatkan penyakit kanker pada bayi.

3. Mengkonsumsi jenis makanan yang banyak mengandung merkuri seperti ikan laut yang memiliki kandungan omega yang sangat baik untuk pertumbuhan janin. Namun jika tercemar merkuri maka akan mengakibatkan cacat dalam janin wanita hamil.

4. Ibu yang hamil muda dilarang keras untuk melakukan program diet walaupun berat badan yang dimiliki tinggi. Di kehamilan trimester pertama janin memerlukan banyak nutrisi untuk pembentukan jantung, otak, dan organ penting yang lainnya. Jika kekurangan nutrisi maka akan menyebabkan cacat dalam saraf, terhambat pertumbuhan janin yang sangat membahayakan ketika bayi lahir nantinya.

5. Di kehamilan trimester pertama wanita hamil dilarang untuk berolahraga atau aktifitas yang berat-berat. Hal ini dikarenakan belum menempel secara permanen sel telur di rahim. Aktifitas yang keras dan berat akan mengakibatkan terjadinya keguguran. Jenis olahraga yang berat seperti, angkat besi, selancar, lari jarak jauh, segera untuk dihindari.

6. Hindari untuk efek radiasi dalam jangka waatu yang lama bagi wanita hamil karena akan mengakibatkan gangguan perkembangan dan cacat. Bagi ibu yang sudah bekerja di radiologi, gunakan pelindung yang ekstra tebal untuk menangkal pancaran sinar radiasi yang tinggi.

7. Ibu hamil tidak boleh mengalami stres yang dampak buruk untuk spikis janian. Stres juga akan mengakibatkan terjadinya keguguran dari dini.

8. Hindari mengkonsumsi makanan mentah baik dari tumbuhan muapun hewan. Makanan mentah dalam hal ini memiliki kandungan mikroorganisme yang sangat berbahaya dan menyebabkan terjadinya cacat dan keguguran.

9. Hindari untuk memakai jenis kosmetik yang memiliki kandungan hidrokinon dan merkuri. Zat inilah yang nanti akan merusak sel dalam proses pertumbuhan bayi. Sebaiknya gunakan jenis kosmetik yang alami, seperti minyak zaitun, alpukat dan madu.

10. Hindari untuk mengkonsumsi sembarangan obat yang nanti akan mengakibatkan gangguan kejiwaan dan pertumbuhan pada bayi. Gunakan jenis obat yang sudah mendapatkan rekomendasi dari para ahli kesehatan atau dokter kandungan.

11. Hindari mengkonsumsi kafein yang sangat berbahaya dan mengakibatkan gangguan pernapasan, denyut jantung meningkat dan enimea di masa kehamilan. Hal ini perlu untuk dihentikan.

12. Hindari jenis makanan yang banyak kandungan zat kimianya. Pilih jenis makanan yang memiliki izin resmi dari pemerintah dan aman untuk ibu hamil. Jika hal ini terjadi, maka akan mengganggu perkembangan bayi dan IQ-nya rendah.

13. Hindari untuk mengkonsumsi pare, nanas dan pepaya muda secara berlebihan. Hal ini akan mengakibatkan adanya keguguran dini.

Itulah beberapa pantangan ibu hamil muda yang perlu untuk dihindari dan perlu diterapkan agar kesehatan janin terjaga dan proses kehamilan sampai terlahir secara normal dan sehat.